#Akademik 4 hari yang lalu

Uji Kompetensi Keahlian SMK Nurussalam 2026

Ujikom

Ridwan Anas, M.Pd.

Ridwan Anas, M.Pd.

Pengunggah

👍 0 Like 💬 0 Komentar
Uji Kompetensi Kejuruan (UKK) menjadi momen penting bagi siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) untuk membuktikan kemampuan yang telah diasah selama masa pendidikan. Hal ini juga yang tengah dilaksanakan oleh SMK Nurussalam, Salopa, Kabupaten Tasikmalaya, yang menggelar UKK bagi sekitar 170 siswa kelas XII Tahun Ajaran 2025–2026.

Kegiatan ini berlangsung selama empat hari, mulai 13 hingga 17 April 2026, dan diikuti oleh siswa dari empat jurusan berbeda. UKK bukan sekadar ujian biasa, melainkan tahap akhir yang menentukan kesiapan siswa sebelum terjun ke dunia kerja.

Secara umum, pelaksanaan UKK bertujuan untuk mengukur kompetensi siswa sesuai bidang keahlian, menilai kesiapan mereka memasuki dunia industri, hingga menjadi salah satu indikator kelulusan. Tak hanya itu, siswa yang berhasil juga berkesempatan memperoleh sertifikat kompetensi sebagai bukti keahlian yang diakui.

Di SMK Nurussalam, bentuk ujian dirancang komprehensif, meliputi pembuatan proyek atau produk, ujian teori tertulis, hingga presentasi hasil karya. Pendekatan ini memastikan siswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengaplikasikannya secara nyata.

Kepala SMK Nurussalam, Dedi Zafar Mutaqin, menegaskan bahwa UKK menjadi langkah strategis dalam mempersiapkan masa depan siswa. Menurutnya, kegiatan ini bukan hanya mengukur kemampuan teknis dan akademis, tetapi juga menjadi jembatan menuju dunia kerja.

“UKK adalah proses akhir untuk melihat kesiapan siswa secara menyeluruh. Kami berharap setelah lulus, mereka memiliki keterampilan yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan industri, sehingga tercipta link and match antara pendidikan dan dunia kerja,” ujarnya.

Tahun ini, UKK dilaksanakan di empat jurusan dengan materi uji yang menantang dan relevan dengan kebutuhan industri:

* Kuliner, dengan praktik memasak menu intercontinental
* Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (TBSM), fokus pada perbaikan mesin dan keterampilan bengkel
* Desain Komunikasi Visual (DKV), membuat desain grafis hingga video promosi
* Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura (ATPH), meliputi pengolahan tanah dan penanaman bibit di greenhouse

Pelaksanaan UKK juga melibatkan berbagai pihak, mulai dari guru produktif, penguji eksternal dari dunia industri, hingga Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP). Kolaborasi ini menjadi jaminan bahwa standar penilaian yang digunakan sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.

Melalui UKK ini, pihak sekolah berharap para siswa tidak hanya meraih kelulusan, tetapi juga membawa pulang sertifikat kompetensi dan bahkan peluang rekomendasi kerja. Dengan bekal tersebut, lulusan SMK Nurussalam diharapkan mampu melangkah lebih percaya diri dalam meniti karier sesuai bidang keahlian masing-masing.

Komentar (0)

Belum ada komentar.